Sinopsis Tunnel Episode 7 Part 1


=== All images credit and content copyright : OCN ===

[Sinopsis Tunnel Episode 6 Part 2]

Sinopsis Tunnel Episode 7 Part 1

=== Flashback ===

Kdramastory - Kwang Ho88 hampir saja menabrak Kwang Ho. Saat disuruh keluar, Kwang Ho88 malah memilih melajukan kembali mobilnya karena melihat mobil yang mengejarnya semakin dekat.

Kesadaran Kwang Ho88 mulai menurun gara-gara sebelumnya ia sudah disuntikkan sesuatu di tengkuknya. Saat dibelokan, ia tidak kuasa lagi mengendalikan mobilnya dan jatuh ke dalam jurang.

https://s26.postimg.org/xd71cskl5/T-07-04401.jpg

Dari atas, si pengejar bisa melihat buruannya masih hidup dan melarikan diri ke dalam hutan. Ia pun mengejar Kwang Ho88 kembali.

https://s26.postimg.org/cf0vepkqh/T-07-08881.jpg

Hidup Kwang Ho88 benar-benar berakhir di sana. Si pengejar itu membunuhnya di sana.

=== Flashback End ===

Sun Jae yang menyusuri hutan menemukan mayat seorang pria yang hampir tertutupi dedaunan kering. Di saku jaketnya, ia menemukan ID polisi atas nama Park Kwang Ho.

https://s26.postimg.org/fvyc3xuex/T-07-10641.jpg

https://s26.postimg.org/bljo8cpbt/T-07-11281.jpg

Tidak jauh dari sana, ia juga menemukan sebuah mobil ringsek dan juga hampir tertutupi dengan ranting dan dedaunan kering. Tidak jauh dari mobil, ia menemukan sebuah dompet dan di dalamnya ada SIM atas nama Park Kwang Ho.

Foto dan nama pemilik SIM sama persis dengan nama pemilik ID polisi yang ia temukan sebelumnya.

--

Sementara itu, Kwang Ho dan Sung Sik tiba di depan Pemancingan Youngil, tempat terakhir dimana mobil Kwang Ho88 terlihat.

https://s26.postimg.org/3rj2myhix/T-07-13041.jpg

Mereka mencoba menanyakan pada seorang bapak tua di sana. Tapi bapak tersebut sama sekali tidak tahu.

Sung Sik berpikir mereka akan sulit menemukan Kwang Ho88 dengan cara seperti itu. Lebih baik mereka mencari pelat nomor mobil yang mengejar Kwang Ho88.

Kwang Ho berpikir untuk menyusuri seluruh area itu tapi Sung Sik tidak mau. Jika ia melakukan itu maka masalah lain akan muncul.

--

Sun Jae yang masih berada di hutan, terus memikirkan hubungan Kwang Ho yang ia temukan itu dengan Kwang Ho yang selama ini bersamanya. Ia pun lalu memutuskan menelpon Dr. Mok.

https://s26.postimg.org/jbqgdhrnd/T-07-16081.jpg

Saat terdengar suara gemerisik di belakangnya, Sun Jae langsung siaga dan menodongkan pistol dan senternya ke arah datangnya suara tersebut.

Ternyata, yang datang adalah Dr. Mok.

https://s26.postimg.org/c78n4gke1/T-07-16881.jpg

Dr. Mok menanyakan kenapa Sun Jae menyuruhnya ke sana. Ia hampir saja tersesat dan tadi sempat melihat mobil yang ditinggal tanpa sopir.

Saat Sun Jae mengarahkan senter pada mayat Kwang Ho88, Dr. Mok bertanya apa itu sopirnya. Kecelakaan? Atau bunuh diri?

Sun Jae bilang, ia tidak tahu. Sun Jae meminta Dr. Mok merahasiakan masalah ini. Saat ditanya lebih jauh, Sun Jae juga tidak mau menjelaskan lebih jauh.

Dr. Mok tidak memaksa tapi meminta suatu saat nanti Sun Jae harus menjelaskan padanya.

Sun Jae bilang ia memerlukan dua informasi, siapa pria itu dan bagaimana dia mati.

--

Sinopsis Tunnel Episode 7 Part 1

https://s26.postimg.org/y553y8zeh/T-07-18721.jpg

Dalam perjalanan pulang, Kwang Ho terus memikirkan Kwang Ho88. Apakah dia sudah mati? Atau masih hidup?

Kwang Ho tiba-tiba minta berhenti di tengah jalan. Sung Sik sampai terkejut. Berpikir ada apa-apa tapi ternyata Kwang Ho hanya ingin membeli pangsit.

Kwang Ho yang tidak punya uang bahkan meminjam uang pada Sung Sik. Sung Sik menyuruh Kwang Ho mengambil 10 dolar saja. Tapi, dasar Kwang Ho Ia malah menngambil 50 dolar.

--

https://s26.postimg.org/g123dm1q1/T-07-21201.jpg

Ternyata Kwang Ho sengaja membeli dumpling yang cukup banyak supaya bisa makan bersama Yae Ji. Ia teringat tangan Jae Yi yang sakit dan khawatir Jae Yi belum makan malam.

Saat Jae Yi bilang ia tidak suka pangsit, Kwang Ho menjelaskan kalau pangsit yang ia beli bukan sembarangan pangsit tapi pangsit dari sebuah restoran cina tua bernama Forbidden City.

Jae Yi tetap tidak mau. Mencicipinya pun tidak mau. Kwang Ho jadi mengomeli Jwa Yi yang pemilih makanan. Kalau Jwa Yi begitu, Jae Yi tidak akan bisa menikah. Tidak ada orang tua yang menyukai menantu seperti itu.

Kwang Ho lalu meminta Jae Yi untuk tidak cerita pada Sun Jae kalau mereka tinggal di rumah yang sama karena biasanya pria tidak akan suka mendengarnya.

Menurutnya, Jae Yi dan Sun Jae itu cocok bersama-sama. Sama-sama kasar. Jae Yi menganalisa pelaku dan Sun Jae yang menangkap pelaku. "Kalian seharusnya menikah saja...".

Mendengar itu, Jae Yi langsung pergi.

Melihat pangsit itu, Kwang Ho jadi teringat Yeon Sook yang sangat menyukai pangsit.

--

https://s26.postimg.org/seexkireh/T-07-24801.jpg

Saat sudah kembali ke rumahnya sendiri, Kwang Ho menekan nomor telpon Yoon Seok yang sudah tidak aktif lagi dan bicara. Menanyakan kabar Yoon Seok. Menceritakan kalau kini ia punya telpon yang bisa dibawa kemana-mana jadi tidak perlu lagi membawa-bawa koin.

Kwang Ho menahan tangisnya. Meminta Yoon Seok menunggunya sedikit lagi karena ia pasti akan kembali.

https://s26.postimg.org/n1q36e3i1/T-07-27441.jpg

=== Tahun 1987 ===

Sementara di masa lalu, sambil merajut pakaian bayi, Yoon Seok bercerita pada calon bayinya. Menceritakan kalau Kwang Ho itu selalu menelponnya dimana pun berada. Oleh sebab itulah ia selalu membawa koin di sakunya. Saat bertugas, yang dilakukan kwang Ho pertama kali adalah menelponnya.

Yeon Sook mulai menangis. Ia yakin Kwang Ho pasti akan lebih sering menelponnya kalau tahu ia sedang hamil. Menanyakan apa yang ingin ia makan.

Yoon Seok mengusap air matanya. Memberitahukan calon bayinya bahwa ia tidak menangis. Ia sudah berjanji tidak akan menangis lagi.

--

Di rumahnya, Sun Jae terus berpikir. Teringat kalau Kwang Ho pernah beberapa kali bersikeras bahwa ia memang Park Kwang Ho tapi bukan Park Kwang Ho.

Saat mendapatkan telpon dari Dr. Mok, Sun Jae langsung ke kantor Dr. Mok.

https://s26.postimg.org/t198waywp/T-07-30081.jpg

Dr. Mok mengaku kalau ini adalah pertama kalinya ia memeriksa mayat sampai dua kali. Jika mayat ini adalah Park Kwang Ho, lalu siapa Kwang Ho yang mereka kenal. Kwang Ho yang ini mati bukan karena kecelakaan tapi karena dicekik sampai mati.

Dr. Mok jadi bertanya-tanya kemungkinan kematian Kwang Ho yang ini ada kaitannya dengan Kwang Ho yang mereka kenal.

Dr. Mok marah karena Sun Jae terus diam saja sedari tadi. Jika Sun Jae ingin ia merahasiakan ini, paling tidak Sun Jae harus menjelaskan padanya.

Sun Jae memutuskan bahwa mereka harus mencari tahu siapa Kwang Ho yang mereka kenal sebenarnya.

Sebelum pergi, Sun Jae mengingatkan Dr. Mok sekali lagi. Masalah ini tidak boleh ada yang tahu.

--

Sinopsis Tunnel Episode 7 Part 1

https://s26.postimg.org/58zxkrwvt/T-07-30641.jpg

Dengan alasan mobilnya dibobol, Sun Jae meminta petugas KCSI untuk menemukan sidik jari di mobilnya.

Petugas menemukan sidik jari di handel pintu mobil dan memeriksanya di database. Hasilnya, data sidik jari Kwang Ho tidak ada dalam catatan.

Sun Jae semakin curiga. Siapa sebenarnya Kwang Ho?

--

Begitu tiba di kantor, Kwang Ho langsung menanyakan hasil pemeriksaan pelat nomor mobil yang mengejar Kwang Ho88.

Ternyata pelat mobil itu tidak terdaftar dan itu artinya mereka tidak bisa melacak pemilik dan keberadaannya.

Min Ha dan Tae Hee jadi ingin tahu. Sebenarnya apa yang sedang diselidiki oleh Sung Sik dan Kwang Ho. Mereka satu tim, jadi mereka juga perlu tahu.

Sung Sik mengaku bukan apa-apa.

Sun Jae yang masuk ke ruangan tak lama setelah Kwang Ho datang, menyela. Kalau memang bukan apa-apa, kenapa Sung Sik tidak mau membicarakan dengan mereka.

https://s26.postimg.org/b7dqv0fuh/T-07-33121.jpg

https://s26.postimg.org/mxroce8mx/T-07-33041.jpg

Sun Jae lalu menatap Kwang Ho dengan sangat serius, membuat Kwang Ho gugup sendiri. Bahkan saat Kwang Ho menyebutkan mereka partner, Sun Jae membenarkan tapi ia tidak tahu siapa Kwang Ho.

Kata-kata Sun Jae itu membuat Kwang Ho semakin tidak nyaman. Untuk menghindari Sun Jae, Kwang Ho cepat-cepat mengajak Sung Sik pergi.

Sun Jae terus menatap kepergian Kwang Ho dan Sung Sik. Min Ha dan Tae Hee yakin Kwang Ho dan Sung Sik menyembunyikan sesuatu.

--

https://s26.postimg.org/9eau6ount/T-07-34401.jpg

Kwang Ho mengungkapkan rasa tidak nyamannya pada Sung Sik. Menurutnya, tingkah Sung Jae hari ini berbeda dengan biasanya.

Tapi, Sung Sik menganggap itu hal biasa karena Sun Jae memang selalu seperti itu.

Karena mobil Kwang Ho belum ditemukan, Sung Sik berpikir untuk melacaknya dari catatan telpon yang masuk ke ponsel Kwang Ho88. Dan Sung Sik sudah punya list-nya.

--

Sementara itu, Sun Jae memeriksa laci-laci meja Kwang Ho. Di tempat sampah, ia menemukan kotak ponsel.

Sun Jae pun langsung mencari tahu, atas nama siapa ponsel itu terdaftar.

https://s26.postimg.org/yj1uk3u49/T-07-36161.jpg

Ia sangat terkejut saat tahu ponsel itu terdaftar atas nama Sung Sik.

Sun Jae makin curiga dan juga bingung. Apa yang sebenarnya terjadi? Kenapa Sung Sik membelikan ponsel untuk Kwang Ho?

Sun Jae teringat, beberapa waktu pernah tidak sengaja mendengar Sung Sik memanggil Kwang Ho dengan sebutan sunbaenim, padahal Kwang Ho itu lebih muda daripada Sung Sik.

Sun Jae lalu memeriksa meja dan laci Sung Sik. Ia hampir saja berkelahi dengan tae Hee karena Tae Hee menegurnya. Di bawah keyboard komputer Sung Sik, Sun Jae menemukan alamat rumah Kwang Ho.

--

https://s26.postimg.org/jltdj3gvt/T-07-38241.jpg

Sung Sik dan Kwang Ho berdiri di depan sebuah box telpon umum. Panggilan terakhir ponsel Kwang Ho88 berasal dari sana. Kwang Ho88 mendapatkan telpon pukul 9:42 malam dan bicara selama 50 detik.

Dari informasi, sinyal ponsel Kwang Ho88 juga terakhir ada di sana. Tempat itu adalah alamat domisili Kwang Ho88. Kwang Ho88 tinggal di sana sampai smu.

Kwang Ho berpikir, kalau tempat itu adalah kampung halaman Kwang Ho88, bisa jadi saudara atau kerabat Kwang Ho88 yang menelpon. Namun pertanyaannya, kenapa menggunakan telpon umum disaat semua orang kini punya ponsel sendiri.

Sung Sik juga tidak tahu. Karena tidak banyak orang datang ke sana, CCTV pun tidak ada. Mereka pun memutuskan bertanya pada orang yang kebetulan ada di dekat sana.

--

Sung Jae tiba di rumah Kwang Ho. Mengecek boks surat yang ternyata kosong.

Pintu pertama yang diperiksanya adalah pintu rumah Jae Yi. Sung Jae tidak bisa masuk ke sana karena terkunci.

Melihat ada pintu lain di lantai dua, Sun Jae pun memeriksanya. Ternyata pintu itu tidak dikunci dan dengan mudah Sun Jae bisa memeriksa ke dalam.

https://s26.postimg.org/5e3oug46x/T-07-40801.jpg

Sun Jae sangat terkejut menemukan beberapa kardus yang ditujukan untuk Park Kwang Ho, Divisi Patroli Sujeong, Hwayang-si, Gyeonggi-Do.

Di atas meja, Sun Jae menemukan surat perintah transfer Park Kwang Ho88 yang dipindahkan dari Divisi Patroli Sujeong ke Kantor Polisi Hwayang.

https://s26.postimg.org/3xs6cb1a1/T-07-41441.jpg

Satu surat lagi yang ditemukan Sun Jae, yaitu surat tilang untuk Park Kwang Ho. Pelat nomor yang terfoto sama persis dengan pelat nomor mobil yang ia temukan di hutan.

Melihat itu semua, Sun Jae menyimpulkan bahwa semua barang di rumah itu adalah milik Park Kwang Ho. Apakah itu artinya Kwang Ho membunuh Park Kwang Ho dan mencuri identitasnya?

--

Sinopsis Tunnel Episode 7 Part 1

https://s26.postimg.org/w9dq9cl6h/T-07-42161.jpg

Sung Sik menanyai sekelompok nenek-nenek dan ahjumma yang sedang berkumpul. Apakah ada salah seorang dari mereka yang menelpon Park Kwang Ho tanggal 4 Desember lalu.

Tidak seorang pun dari mereka menelpon karena mereka pun tidak tahu nomor telpon Kwang Ho88. Mereka berpikir kemungkinan Kim-ssi yang menelpon Kwang Ho88. Kim-ssi meninggal tiga bulan yang lalu.

Dari mereka, Sung Sik dan Kwang Ho tahu bahwa Kim-ssi adalah seorang wanita tua yang tingga di seberang rumah Kwang Ho88. Karena kedua orang tua Kwang Ho meninggal, Kim-ssi lah yang merawat Kwang Ho88.

Tapi mereka menyayangkan kenapa Kwang Ho88 tidak datang saat Kim-ssi meninggal. Kim-ssi meninggal sambil berbaring seolah-olah seperti sedang tidur saja.

--

https://s26.postimg.org/j3tmpi1x5/T-07-44321.jpg

Setelah berbicara dengan sekelompok wanita itu, Sung Sik dan Kwan g Ho pun mengecek rumah Kim-ssi. Tidak ada apa-apa di sana.

Mereka tidak tahu, diantara dedaunan kering, tersembul sebuah ponsel.

--

Sun Jae menemui seorang rekannya di kantor polisi yang lain. Mungkin di kepolisian pusat. Dari temannya itu, Sun Jae mendapatkan data Park Kwang Ho88.

--

https://s26.postimg.org/9i0297ard/T-07-45681.jpg

Di sisi lain, Sung Sik dan Kwang Ho lalu menemui orang lain yang ada dalam list catatan telpon Kwang Ho88. Pria itu bekerja di sebuah bengkel atau mungkin doorsmeer.

Pria itu mengaku mengenal dan menjadi dekat dengan Kwang Ho88 karena sama-sama mengikuti persiapan masuk kepolisian. Namun, hanya Kwang Ho88 yang diterima.

Pria itu bercerita, ia menelpon Kwang Ho88 di hari pertama Kwang Ho88 bekerja di unit Kejahatan Serius untuk memberikan ucapan selamat. Namun ada yang aneh, karena Kwang Ho88 berpikir dengan dipindahkan ke sana dia bisa menyelesaikan sebuah kasus dengan benar.

Saat ditanya lebih jauh kasus yang dimaksud, pria itu tidak tahu karena Kwang Ho88 tidak menjelas lebih jauh. Kwang Ho88 cuma bilang kalau sepertinya dia terlibat dalam sesuatu yang salah.

--

Kwang Ho jadi berpikir, apakah mungkin Kwang Ho88 sudah menangani suatu kasus sebelum masuk ke Unit Kejahatan Serius.

Sung Sik tidak yakin. Karena da lam Divisi Patroli, biasanya mereka hanya menangani kasus penangguhan dari kejaksaan.

Kwang Ho lalu menelpon seseorang, sepertinya Sun Jae tapi tidak diangkat.

Kwang Ho pun lalu mengajak Sung Sik pergi ke kantor Divisi Patroli Sujeong untuk memeriksa kasus yang ditangani Kwang Ho88.

Sung Sik setuju tapi meminta Kwang Ho tunggu di luar saja.

--

https://s26.postimg.org/8r7c3f8e1/T-07-48721.jpg

Sun Jae menemui Dr. Mok untuk melaporkan hasil penyelidikannya. Tidak ada catatan apa pun tentang Kwang Ho. Kenapa Kwang Ho mencuri identitas orang lain dan apa yang ingin disembunyikannya.

"Itu tergantung dengan apa yang ingin dia sembunyikan...", sahut Dr. Mok.

--

https://s26.postimg.org/3r9vvh2rd/T-07-49921.jpg

Sun Jae tiba di Kantor Divisi Patroli Sujeong untuk menanyakan tentang Kwang Ho88. Ia sangat terkejut saat tahu ada orang lain yang pernah datang dan bertanya tentang Kwang Ho88.

Sementara itu, Kwang Ho dan Sung Sik juga tiba di sana. Berkali-kali Sung Sik menyuruh Kwang Ho tunggu di mobil tapi Kwang Ho tidak percaya.

https://s26.postimg.org/8bw2aemgp/T-07-50641.jpg

Dan benar saja, di sana mereka bertemu dengan Sun Jae. Sun Jae langsung curiga.

Tapi Kwang Ho berkilah kalau Sujeong itu adalah kantornya dulu dan ia datang untuk bertemu dengan temannya di sana. Tidak mau memberi kesempatan kedua polisi itu bicara, dengan alasan tidak mau mengganggu mereka makan, ia pun mengajak Sun Jae bicara di luar.

Sun Jae pun terpaksa keluar karena ditarik oleh mereka.

Bersambung...

[Sinopsis Tunnel Episode 7 Part 2]

No comments:

Powered by Blogger.