Sinopsis Tunnel Episode 5 Part 1


=== All images credit and content copyright : OCN ===

[Sinopsis Tunnel Episode 4 Part 2]

Sinopsis Tunnel Episode 5 Part 1

Kdramastory - Sun Jae mendatangi TKP tempat wanita itu ditemukan. Ia menelpon Dr. Mok, meminta hasil otopsi karena ia sama sekali tidak bisa mendapatkan apa pun.

https://s26.postimg.org/r4hzkoj09/T-05-02001.jpg

Dr. Mok berjanji akan mencari cara supaya bisa mendapatkannya. Mendengar suara hujan, Dr. Mok menduga Sun Jae sedang ada di luar.

Sun Jae mengatakan ia sedang berada di pinggir Sungai Haein tapi tidak apa-apa di sana.

"Tidak ada apa-apa bisa juga sebuah bukti...", sahut Dr. Mok. Dr. Mok berjanji akan menelpon Sun Jae lagi nanti.

Sun Jae kemudian mendapatkan telpon dari ayahnya yang menanyakan kenapa Sun Jae tidak datang lagi ke upacara peringatan kematian ibunya.

Sun Jae langsung emosi. Bukankah ayah sudah tahu alasannya?

https://s26.postimg.org/b4zc14myh/T-05-05041.jpg

=== Flashback ===

Sun Jae yang masih berseragam SMU berlari di koridor rs untuk melihat kakeknya yang katanya dalam kondisi kritis.

Sun Jae datang terlambat. Kakeknya sudah tiada. Lalu ia melihat foto yang digenggam kakeknya. Foto dirinya bersama ibunya.

https://s26.postimg.org/xsel7a2ih/T-05-05841.jpg

Di balik foto itu, Sun Jae menemukan tulisan kakeknya yang meminta maaf karena belum berhasil menemukan pembunuh putrinya.

Sun Jae terkejut karena setahunya ibunya meninggal karena sakit.

Saat itulah ayahnya masuk.

https://s26.postimg.org/ygnfq8189/T-05-06801.jpg

https://s26.postimg.org/507tnsuux/T-05-06881.jpg

Sun Jae kemudian memutuskan masuk kepolisian meskipun ditentang ayahnya yang menginginkannya masuk sekolah kedokteran.

Pada ayahnya Sun Jae berjanji akan menangkap pelakunya. Setelah itu, Sun Jae memutuskan pergi dari rumah.

=== Flashback End ===

Sun Jae menegaskan lagi, sejak ia mengetahui tentang penyebab kematian ibunya, ia merasa mengadakan upacara kematian itu tidak ada gunanya apabila pelakunya belum ditangkap. Sun Jae mempersilahkan ayahnya melakukan upacara biarkan dia yang menangkap pelakunya.

--

https://s26.postimg.org/6pcbi4l6h/T-05-09201.jpghttps://s26.postimg.org/tfg1outrt/T-05-08881.jpg

Saat Sung Sik menjemputnya, Kwang Ho memperlihatkan surat tilang untuk Kwang Ho88 pada Sung Sik. Menurutnya surat itu adalah jalan supaya dia bisa pulang.

Kwang Ho menjelaskan surat itu untuk Park Kwang Ho dan pelanggaran itu terjadi di tanggal 4 Desember, tanggal dia datang ke masa kini.

Sung Sik sangat terkejut. Dia makin terkejut saat Kwang Ho bilang dia bertemu dengan Kwang Ho88 begitu dia tiba di masa kini.

Kwang Ho sangat yakin alasan dia terlempar ke masa kini jawabannya ada pada Kwang Ho88. Namun dia heran, kenapa tidak ada orang yang mencari Kwang Ho88.

Sung Sik bilang Kwang Ho88 tidak punya keluarga. Ponselnya juga mati. Dia juga sudah meminta untuk melacaknya.

Kwang Ho lalu menanyakan soal Yeon Sook. Sayangnya, Sung Sik mengaku belum mendapatkan apa pun.

Kwang Ho jadi kesal. Dia sudah sangat merindukan Yeon Sook. Apa Sun Sik seperti itu karena belum menikah?

Sung Sik menunjukkan cincin di jari manisnya. Memberitahukan bahwa dia sudah menikah 25 tahun. Kwang Ho baru sadar.

--


https://s26.postimg.org/deiuy56ih/T-05-12081.jpg

Jae Yi mendapatkan surat dari Soo Jung, anak yang dulu pernah diajaknya berbicara. Soo Jung berterima kasih karena Jae Yi sudah menangkap orang yang sudah menyakiti kakaknya. Dia berharap Jae Yi sehat selalu.

Prof. Hong yang kebetulan ada di sana mengomentari ekspresi Jae Yi yang sangat jarang ia lihat, yaitu tersenyum.

Jae Yi bilang surat itu dari anak yang bertemu dengannya di sebuah kasus.

Prof. Hong jadi ingat. Apa dia anak yang mengalami aphasia sementara itu?

Jae Yi diam saja.

Prof. Hong mengkhawatirkan keadaan Jae Yi. Apakah Jae Yi baik-baik saja? Ia meminta Jae Yi menjaga dirinya terlebih dulu. Di hari yang tidak ada kuliah, seharusnya Jae Yi pergi berkencan atau yang lainnya. Prof. Hong ingin tahu apakah Jae Yi menemui seseorang atau ada seseorang yang hitting Jae Yi?

Jae Yi meminum minumannya dan mengatakan, ada seorang stalker. Jae Yi tidak menjelaskan lebih jauh.

--

https://s26.postimg.org/w5ks8b12x/T-05-14241.jpg

Saat Sung Sik dan Kwang Ho baru masuk ke ruangan, tiba-tiba Sun Jae keluar dengan terburu-buru sampai-sampai menyenggol Kwang Ho dan membuat Sung Sik jatuh.

Sung Sik sangat kesal karena Sun Jae tidak minta maaf. Tae Hee bilang Sun Jae seperti itu karena baru saja ada laporan terjadinya pembunuhan di rest area jalan tol.

Kwang Ho menyindir Tae Hee yang malah berada di kantor di saat seperti ini. Ia langsung keluar menyusul Sun Jae.

Sung Sik juga meminta Tae Hee keluar. Sung Sik tidak mendengar saat Tae Hee bilang Min Ha sudah ke sana.

--

Sinopsis Tunnel Episode 5 Part 1

Di dalam perjalanan, Kwang Ho mengajak Sun Jae bicara. Ia ingin tahu kenapa Sun Jae begitu terobsesi menangkap Jung Ho Young.

Sun Jae terdiam lama...

https://s26.postimg.org/3q5ev0bp5/T-05-16721.jpg

https://s26.postimg.org/68r3voxfd/T-05-16641.jpg

=== Flashback 2 tahun yang lalu ===

Sun Jae sedang menginterogasi Jung Ho Young yang tertangkap dengan tuduhan menculik dan membunuh seorang perawat RS. Hope bernama Yang Yoo Jin.

https://s26.postimg.org/jzvkxwmd5/T-05-16801.jpg

Sun Jae memperlihatkan rekaman CCTV perawat Yoo Jin yang berada di dekat mobil Jung Ho Young. Menurut saksi mata, terakhir kali terlihat Yoo Jin masuk ke dalam mobil Ho Young.

Sun Jae juga memperlihatkan foto mayat Yoo Jin. Dua bulan kemudian, mereka menemukan Yoo Jin sudah dalam keadaan tak bernyawa, ucap Sun Jae.

Sun Jae ingin tahu kenapa Ho Young melakukan itu. Apa membunuh orang membuat Ho Young merasa senang?

Ho Young balik bertanya. Apakah Sun Jae ingin tahu sesuatu yang lebih menarik? Ho Young mengaku ia sudah membunuh lebih banyak orang lagi dan ia menginginkan Sun Jae yang menemukan korban-korban itu untuk dirinya.

Sun Jae tersenyum. Tidak percaya pada pengakuan Ho Young.

Ho Young mengatakan bahwa ada kasus yang tidak diketahui oleh siapa pun bahkan kasus itu tidak pernah dituliskan di laporan.

Melihat Sun Jae terkejut, Ho Young tertawa geli.

--

Sun Jae membaca Data Pribadi Jung Ho Young. Disebutkan di sana Ho Young berusia 46 tahun dan beserta tempat tinggal Ho Young.

Sun Jae menyadari Ho Young tinggal tidak jauh. Ia jadi berpikir tentang kasus yang tidak pernah ada laporannya. Kasus ibunya juga sama, sama sekali tidak ada catatan tentang kasus itu.

Jung Ho Young kemudian dipindahkan dari sel didampingi oleh seorang polisi dan seorang detektif. Di koridor, ia minta izin ke toilet.

Polisi itu menunggu di depan bilik toilet sedangkan detektif menunggu di luar toilet.

https://s26.postimg.org/4pvpqpqux/T-05-21041.jpg

Ternyata ke toilet cuma dalih Ho Young untuk membongkar gips di tangan kirinya dan mengambil pisau yang sengaja ia sembunyikan di dalamnya.

Tak lama, detektif yang menunggu di luar mendengar suara teriakan dan langsung menyusul ke dalam toilet. Di sana, rekannya sudah terkapar bersimbah darah.

Detektif itu pun tidak luput dari serangan Ho Young. Ho Young terlihat kuat sekali. Ia mampu mengalahkan detektif dan menikam kaki detektif berkali-kali. Setelah itu, ia pun kabur.

https://s26.postimg.org/rdaywv6ex/T-05-22241.jpg

Dengan kepayahan, detektif itu menyeret tubuhnya sendiri sambil berteriak memanggil Sun Jae. Untung saja, saat itu Sun Jae keluar dari ruang kerjanya.

Sun Jae mengecek toilet. Ho Young tidak ada di sana. Lalu ia mengejar keluar kantor polisi. Percuma saja, Ho Young sudah tidak terlihat lagi...

=== Flashback End ===

Semua itu ternyata adalah ingatan Sun Jae saja. Sun Jae sama sekali tidak menjawab pertanyaan Kwang Ho. Kwang Ho sebenarnya kesal karena Sun Jae selalu saja begitu padanya.

Kwang Ho mengomentari Sun Jae yang memakai baju serba hitam. Apa hari ini ada pemakaman?

Sun Jae menyuruh Kwang Ho tutup mulut.

--

https://s26.postimg.org/cg2hvut6h/T-05-24801.jpg

Mereka akhirnya tiba di rest area. Hujan masih saja turun dengan lebat. Ternyata di sana sudah ada seorang polisi.

https://s26.postimg.org/wyxe0x73t/T-05-25361.jpg

Polisi itu menunjukkan toilet tempat korban tergeletak di lantai toilet. Namanya Choi Hong Seok, seorang supir truk. Polisi menjelaskan, korban sempat menelpon 112 tapi telpon langsung terputus setelah meminta pertolongan. Mereka mencoba menelpon kembali tapi tidak ada yang menjawab. Setelah melacak lokasi ponsel, mereka menemukan korban sudah tak bernyawa.

Polisi menjelaskan bahwa di dalam kedai ada 6 orang termasuk pemilik kedai. Ia tidak tahu apakah semua orang ada di sana atau tidak. Ia hanya datang segera setelah mendapatkan telpon emergency. Ia merasa agak sulit untuk melarikan diri di saat hujan deras seperti itu.

https://s26.postimg.org/wkrgnkxmh/T-05-26961.jpg

Kwang Ho kemudian mengecek truk milik Choi Hong Seok. Ia menemukan foto Hong Seok dengan pose bertinju. Kwang Ho menduga, Hong Seok diserang dari belakang.

Sementara itu, Sun Jae memotret semua plat mobil yang parkir di sana. Ia menemukan sebuah mobil sedan biru yang kaca depannya pecah.

Sun Jae dan Kwang Ho kemudian masuk ke dalam kedai. Mereka mendapati semua orang di sana terlihat aneh.

--

https://s26.postimg.org/x90b6iwc9/T-05-29441.jpg

https://s26.postimg.org/9gqzuzubd/T-05-29521.jpg

Sementara itu, mobil Sung Sik yang pergi bersama Tae Hee dan Min Ho terjebak di dalam lumpur. Sebuah mobil polisi yang kembali memberitahukan bahwa jalan terblokir. Mereka tidak bisa lewat terlebih lagi jembatan sudah terendam air. Mereka menyarankan Sung Sik untuk kembali saja.

--

Sinopsis Tunnel Episode 5 Part 1

Di kedai, mereka semua menyaksikan laporan cuara yang mengabarkan hujan deras yang menyebabkan banjir dan tanah longsor. Disebutkan juga bahwa hujan diperkirakan akan turun hingga besok pagi.

Sun Jae yang mendapatkan kabar dari Sung Sik bahwa tidak seorang pun bisa lewat karena jalan banjir termasuk tim forensik.

Sun Jae ingin bicara lebih jauh tapi tiba-tiba sinyal menghilang. Tidak ada yang bisa mereka lakukan. Mereka terisolasi di sana.

Karena tidak punya pilihan lain, Kwang Ho mengajak Sun Jae menangkap pelakunya sebelum hujan berhenti.

--

https://s26.postimg.org/q38k42n95/T-05-33601.jpg

Orang yang pertama dipanggil adalah Hwang Do Kyung, seorang deputi direktur. Do Kyung mengaku kalau ia sedang dalam perjalanan menuju tempat pernikahan putra wakil perdana menteri. Kini, ia terjebak di sana.

Sun Jae menanyakan mobil sedan biru milik Do Kyung. Kenapa lampu depannya rusak? Ia ingin mengecek black box mobil Fo Kyung.

Do Kyung mengaku tidak punya black box. Ia mengetahui lampu mobilnya rusak sewaktu akan berangkat tadi. Ia sama sekali tidak senang dicurigai seperti itu.

https://s26.postimg.org/at8owvrqx/T-05-34241.jpg

Orang kedua yang dipanggil adalah seorang bapak tua berprofesi guru. Pak guru memberikan bukti pembayaran minuman yang ia beli di kedai tadi. Di sana ada waktunya. Ia singgah di sana dalam perjalanannya pulang ke rumah setelah training.

Kwang Ho penasaran dengan kaca mata pak guru yang pecah kacanya.

Pak guru mengaku kacamatanya pecah saat bermain voli kaki di training.

Sun Jae sempat mengomentari baju pak guru yang terlihat tipis untuk ukuran seorang yang telah tua seperti pak guru. Pak guru hanya bilang, kalau ia nyaman berpakaian seperti itu saat berkendara.

https://s26.postimg.org/vouz84ny1/T-05-35281.jpg

Orang ketiga adalah Ma Young Gil. Ia mengaku dalam perjalanan menuju asrama timnya setelah bertemu seorang teman.

Kwang Ho mencurigai Young Gil karena Young Gil adalah orang yang menemukan korban pertama kali.

Young Gil kesal. Ia adalah seorang atlit baseball. Untuk apa dia membunuh?

Sun Jae mengungkit tentang Young Gil yang sudah terkenal sering melakukan kekerasan dan juga mengemudi dalam keaadaan mabuk.

Young Gil tidak bisa berkomentar lagi.

Kwang Ho jadi memperhatikan Young Gil dari ujung rambut hingga ujung kaki. Membuat Young Gil merasa tidak nyaman. Terlebih lagi saat Kwang Ho menduga dari luka di kepala korban sepertinya korban dipukul dengan pemukul baseball.

Young Gil langsung gugup. Dia langsung menunjuk si aktris yang terlihat lebih mencurigakan. Aktris itu datang ke rest area seorang diri...

https://s26.postimg.org/6hk37vku1/T-05-37601.jpg

https://s26.postimg.org/6t1jkn1a1/T-05-37761.jpg

Kwang Ho kesal karena Young Gil malah menuduh orang lain. Ia ingin bicara dengan Sun Jae tapi ternyata Sun Jae sibuk mengirimkan foto plat mobil yang ada di sana pada Sung Sik.

Tidak hanya Sung Sik yang dapat, Min Ha juga dapat pesan gambar tersebut. Sung Sik langsung memerintahkan Min Ha mencari tahu informasi pemiliknya.

--

https://s26.postimg.org/9ym5aujw9/T-05-38241.jpg

Orang keempat yang ditanyai adalah si aktris. Awalnya, si aktris ini malah berakting, berpura-pura mengaku sebagai pembunuhnya.

Baik Sun Jae maupun Kwang Ho sampai terkecoh. Untung saja si aktris itu kemudian tertawa geli.

Saat ditanya lagi, aktris itu mengaku kalau ia sedang dalam perjalanan ke tempat pentas teaternya di pinggiran kota.

https://s26.postimg.org/evzpvylvd/T-05-39281.jpg

Orang kelima yang dipanggil adalah seorang pria yang terlihat agak berantakan, seorang supir truk derek. Tidak banyak informasi yang digali dari pria tersebut.

Orang keenam yang ditanyai adalah si pemilik kedai. Dari pemilik kedai diketahui bahwa orang yang pertama datang ke kedainya adalah Do Kyung, lalu Hong Seok (si korban), pak guru, diikuti oleh supir truk derek, terakhir Young Gil dan si aktris yang datang bersamaan.

Pemilik kedai tak lama keluar dari ruangan yang dijadikan sebagai ruang interogasi oleh Sun Jae dan Kwang Ho.

Karena masih belum menemukan petunjuk apa pun, Sun Jae mengajak Kwang Ho keluar untuk menemukan senjatanya lebih dulu.

--

Di depan mata keenam orang itu, Sun Jae dan Kwang Ho memeriksa satu persatu mobil yang parkir di sana. Mereka tidak menemukan apa-apa.

Kwang Ho yakin, senjatanya pasti disembunyikan di suatu tempat.

https://s26.postimg.org/6nsqdunnd/T-05-44321.jpg

Sun Jae dan Kwang Ho kembali ke dalam toilet. Melihat luka di kepala korban, Kwang Ho yakin korban pasti dipukul dengan benda tumpul.

Kwang Ho hendak menyentuh luka korban. Meskipun sempat ditegur oleh Sun Jae, Kwang Ho tetap memeriksa luka korban langsung dengan tangannya.

Kwang Ho menemukan serpihan yang ia duga seperti semen.

https://s26.postimg.org/vfscl34u1/T-05-45201.jpg

Sun Jae kemudian melihat tetesan darah yang mengarah keluar dari toilet. Sun Jae pun memutuskan menelusurinya ke toilet lain di sebelahnya.

https://s26.postimg.org/5vq2enjg9/T-05-45761.jpg

https://s26.postimg.org/svwpqzha1/T-05-46001.jpg

Sun Jae melihat ada tetesan darah lagi di lantai toilet itu. Ia pun membuka penutup toilet. Air di dalam toilet berwarna merah darah.

https://s26.postimg.org/8ahxz2zp5/T-05-46481.jpg

https://s26.postimg.org/h48ug6mnt/T-05-46721.jpg

Sun Jae membuka penutup tangki flashing. Air di dalam tangki, nyaris kosong. Saat ia merogohnya kedalam, ia menemukan sebuah batu bara yang terbuat dari semen. Salah satu ujungnya sudah rusak dan masih tersisa darah mengental di sana.

Kwang Ho yang menyusul Sun Jae melihat apa yang sedang dipegang Sun Jae. "Sudah kubilang kan dari semen...", ucapnya.

--

https://s26.postimg.org/fb5xrv1h5/T-05-47121.jpg

https://s26.postimg.org/3ks0ah8op/T-05-47201.jpg

Sun Jae dan Kwang Ho memperlihatkan batu bata itu pada pemilik kedai. Ia ingin tahu berapa orang yang tahu tentang batu bata itu.

Pemilik kedai mengaku ia hanya menaruhnya begitu saja di toilet. Karena Kwang Ho dan Sun Jae terus mencurigainya, pemilik kedai dengan tegas menyatakan kalau hari ini adalah pertama kalinya ia melihat korban.

Kwang Ho tidak percaya. Ia memperlihatkan sebuah tanda yang sudah dibuat oleh pemilik kedai. Ia sangat yakin pemilik kedai mengenal korban.

Pemilik kedai akhirnya mengaku. Ia sengaja membuat tanda itu karena supir truk itu selalu parkir di tempatnya tanpa membeli apa pun. Setiap hari supir truk itu hanya datang untuk memakai toilet saja.

Pemilik kedai mengaku bertengkar dengan Hong Seok tapi ia tidak membunuh Hong Seok. Ia berbohong hanya karena takut dicurigai.

Si pemilik kedai teringat pada supir truk derek. Dari Hong Seok, ia mengetahui supir truk derek itu seorang mantan narapidana.

--

https://s26.postimg.org/4lnnlv0ah/T-05-50721.jpg

Di kantor, Sung Sik dan timnya juga mengetahui informasi tentang Lee Dae Hwan, si supir truk derek. Yang menarik, Dae Hwan masuk penjara gara-gara dilaporkan oleh Hong Seok. Hong Seok menyaksikan Dae Hwan menabrak seseorang saat mengendarai truk dereknya lalu melaporkannya pada polisi.

Tae Hee berpikir, alasan itu bisa menjadi sebuah motif pembunuhan.

--

https://s26.postimg.org/i1aobb8s9/T-05-52401.jpg

Sementara itu, Dae Hwan sepertinya sudah berfirasat dia dicurigai. Saat Kwang Ho dan Sun Jae mencarinya, dia sudah berlari menuju mobilnya.

Kwang Ho langsung mengejar, berdiri di depan truk Dae Hwan, menyuruhnya turun.

Sun Jae keluar dari kedai dengan sangat tenang lalu mengeluarkan pistol. Menodongkannya ke arah Dae Hwan. beberapa saat kemudian, dia menembak ban truk Dae Hwan.

Semua orang terkejut.

https://s26.postimg.org/u1w4c1g6x/T-05-54401.jpg

Dae Hwan nekad ingin melarikan diri tapi Kwang Ho berhasil meringkusnya. Kwang Ho membawa Dae Hwan masuk kembali ke dalam kedai. Percuma saja Dae Hwan bersikeras bukan dia pembunuhnya.

https://s26.postimg.org/erw94ukop/T-05-55441.jpg

Orang-orang yang ada di dalam kedai juga menuduhnya. Karena tidak seorang pun percaya padanya, Dae Hwan mengambil sapu. Mengancam akan menyerang mereka.

https://s26.postimg.org/43si60apl/T-05-56001.jpg

Di saat itulah pintu kedai terbuka. Ternyata yang datang adalah Jae Yi.

Perhatian Dae Hwan sempat teralih saat Jae Yi masuk. Di saat itulah Kwang Ho menendang Dae Hwan dan meringkusnya kembali. Kali tangannya diborgol ke kursi.

Baik Sun Jae maupun Kwang Ho heran kenapa Jae Yi bisa datang ke sana di tengah hujan deras seperti itu.

Jae Yi tidak menjawab. Ia malah minta dibuatkan kopi...

Saat Kwang Ho bertanya lagi alasan Jae Yi datang ke sana, jae Yi mengaku kalau ia sudah menemukan siapa pembunuhnya.

Bersambung...

[Sinopsis Tunnel Episode 5 Part 2]

No comments:

Powered by Blogger.