Sinopsis Yong Pal Episode 15 Part 2

[Sinopsis Yong Pal Episode 15 Part 1]

Sinopsis Yong Pal Episode 15 Part 2

Kdramastory - Tae Hyun masih melanjutkan ceritanya. Setelah Chief Lee menang di persidangan, Tae Hyun merasa situasi Chief Lee bukannya lebih baik. Tae Hyun melihat Chief Lee sama putus asanya dengan dirinya, dari mulai ia diperintahkan membuat Yeo Jin tertidur bahkan sampai ia masuk ke ruangan Yeo Jin. Ia merasa mungkin itu sebabnya Chief Lee tidak menginginkan ia mengikuti jalan yang sudah pernah ia lalui. Tapi tanpa tau apa pun, begitu mulai bekerja di lantai 12, dengan segera ia malah berusaha agar bisa masuk ke ruangan Yeo Jin.

Tae Hyun mengatakan Yeo Jin bisa hidup sekarang tentu karena uang ayah Yeo Jin, tapi bukan hanya itu saja. Dokter juga manusia, mereka ingin mendapatkan uang dan ingin berhasil, tapi dokter juga bekerja keras dan memiliki harga diri yang tidak bisa dibeli oleh uang. "Dan juga karena semua dokter membantumu pada hari itu, seorang nyawa pasien melayang... karena tidak ada yang mengoperasinya", ucap Tae Hyun lagi.

Yeo Jin masih belum menerima penjelasan Tae Hyun. Baginya, ia menyelamatkan Chief Lee karena Tae Hyun.

Tae Hyun mencoba menasehati Yeo Jin lagi. Menurutnya, sejak Chief Lee bekerja di lantai 12, hidup Chief Lee terpenjara yang lebih buruk dari kematian bagi seorang dokter bedah, dan sekarang Yeo Jin malah memenjarakan jiwa Chief Lee juga. Tapi Yeo Jin tetap keras kepala, baginya Chief Lee bukanlah seorang dokter karena sudah mengurungnya, dan atas kejahatannya ia berhak mendapatkan hukuman.

Lalu Tae Hyun membalikkan ucapan Yeo Jin dan bertanya, apa balasan untuk kejahatan yang sedang dilakukan Yeo Jin sekarang. Yeo Jin pernah bilang padanya bahwa ia akan menghancurkan penjara itu. Itu sebabnya ia memutuskan untuk membantu Yeo Jin dan mengirimkan Yeo Jin kembali ke tahtanya untuk menghancurkan penjara lantai 12 dan menjadikannya rumah sakit yang normal.

Yeo Jin terdiam, teringat saat ia masih dikurung di ruang terlarang, Tae Hyun memang pernah menanyakan apa yang ingin ia lakukan begitu keluar dari sana. Saat itu ia menjawab ia akan menghancurkan tempat itu, dan setelah itu, Tae Hyun berkata hari itu ia menemukan alasan mengapa ia mengirimkan Yeo Jin kembali ke tahtanya.

Tae Hyun mengatakan lantai 12 itu juga penjara baginya dan ia mohon supaya Yeo Jin membebaskan oppanya sekarang juga. "Kau sekarang sudah menjadi pimpinan Hanshin Group dan orang itu sudah kehilangan segala-galanya. Tidak mungkin baginya untuk kembali lagi. Siapa yang berani berada di pihaknya dan melawanmu? Dimana pun ia tinggal, tempat itu akan menjadi penjara sekaligus neraka baginya", ucap Tae Hyun lagi.

Yeo Jin hampir menangis setelah mendengar nasehat dan permintaan Tae Hyun. Ia bertanya apa Tae Hyun pikir ia melakukan semua ini karena ia tidak mau oppanya kembali. Ia melakukan semua ini karena ia tidak bisa memaafkan oppanya itu.

Tae Hyun kembali memohon agar Yeo Jin berhenti membalaskan dendamnya dan kembali padanya sebagai Han Yeo Jin yang pernah ia cintai. "Aku selalu di sisimu", sahut Yeo Jin. "Kalau begitu, amarahmu pasti sudah menjauhkanku darimu", sahut Tae Hyun lagi.

Yeo Jin meminta Tae Hyun yang menyingkirkan amarahnya dan kemudian datang padanya, lebih dekat lagi. Namun tae Hyun berkata orang yang memiliki kekuasaanlah yang memiliki kemampuan menyingkirkannya, yang dilakukan oleh orang tanpa kekuasaan adalah menyerah. Dan menurutnya, Yeo Jin adalah orang yang memiliki kekuasaan dan ia percaya Yeo Jin bisa melakukannya.

Sebelum keluar dari kantor Yeo Jin, Tae Hyun memberi selamat pada Yeo Jin atas diangkatnya Yeo Jin sebagai pimpinan. Yeo Jin tidak berkata-kata lagi, air mata menggenang di matanya.

Begitu keluar dari ruangan Yeo Jin, Dir. Min sudah ada di sana. Dir. Min menegur Tae Hyun, menyuruhnya mengingat permintaanya untuk bersikap lemah paling tidak di depan pimpinan. Tapi Tae Hyun langsung menyahut, ia tidak ingin memiliki kekuasaan atas siapa pun dan juga tidak ingin menjadi lemah di depan siapa pun. Setelah Tae Hyun pergi, wajah Dir. Min terlihat marah.

Sekretaris Yeo Jin mempersilahkan Dir. Min masuk ke ruangan Yeo Jin. Dir Min melaporkan bahwa dalam waktu dekat Yeo Jin harus menghadiri penandatanganan dengan Serikat Pekerja di Hanshin Electric. Yeo Jin merasa acara itu tidak penting dan menyuruh Direktur Hanshin Electric saja yang datang. Namun Dir. Min mengatakan akan lebih baik Yeo Jin yang datang karena Yeo Jin menjadi bintang di acara pemakaman Kim Young Mi dan tentu saja ini akan membantu menaikkan harga saham.

Yeo Jin menuruti keinginan Dir. Min dan kemudian menyuruh Dir. Min memeriksa sesuatu. Ia dengar di hari ia dioperasi ada seseorang yang tidak bisa mendapatkan operasi dan akhirnya meninggal, ia ingin Dir. Min mencari tau siapa orang itu. Dir. Min menyanggupinya tapi sesaat kemudian wajahnya menjadi aneh.

--

Tae Hyun kembali ke rumah sakit dan menemui Chae Young yang sudah sadar dari pingsannya. Ia memberitahukan Chae Young bahwa ia sudah menemui Yeo Jin dan berbicara dengannya, ia yakin Yeo Jin akan mengubah pikirannya. Saat ini Yeo Jin hanya sangat marah, mereka hanya perlu menunggu dan memberinya sedikit waktu.

Chae Yeong tampak tidak yakin. Ia mengerti Do Joon sudah melakukan banyak kesalahan, jika memikirkan itu ia juga tidak sanggup memaafkan Do Joon. Tapi saat ini ia merasa kasihan pada Do Joon. Ia juga bertanya apakah Tae Hyun bisa memaafkan orang seperti Do Joon. Tae Hyun menganggukkan kepalanya.

Dir. Min datang ke lantai 12 bersama Kepala Keamanan. Mereka berjalan ke arah ruang terlarang dan ketika melewati ruang rawat Chae Young, mereka berhenti sebentar. Tae Hyun sama sekali tidak sadar Dir. Min dan Kepala Keamanan memperhatikannya yang sedang berbicara dengan Chae Young dengan tampang yang sok. Sesaat kemudian Dir. Min dan Kepala Keamanan masuk ke ruang terlarang.

Dir. Min mengatakan pada Kepala Keamanan bahwa sepertinya pimpinan bimbang mengenai Han Do Joon. Ia sudah sangat khawatir ketika pimpinan mengatakan akan mengurung Do Joon selama tiga tahun, sekarang bahkan Tae Hyun terus menerus membujuk pimpinan untuk membebaskan Do Joon. Kepala Keamanan merasa jika demikian akan sangat berbahaya bagi Dir. Kim, jika Do Joon sadar, Do Joon bisa melakukan sesuatu pada Dir. Min.

"Itu sebabnya kita harus membunuhnya, kenapa harus menunggu 3 tahun?", sahut Dir. Min. Kepala Keamanan sempat terlintas akan melakukannya sekarang tapi Dir. Min mengatakan mereka harus meminjam tangan seseorang untuk melakukannya.

Di dalam mobil, penjaga yang biasa bersama Tae Hyun bertanya kemana ia harus mengantar Tae Hyun sekarang. Tae Hyun menjawab ia ingin pulang, bukan ke rumah itu tapi ke rumahnya. Namun kenyataannya, Tae Hyun tetap harus kembali ke rumah Yeo Jin. Malah sekarang ia dikejar-kejar oleh kepala pelayan yang membujuknya pergi ke pesta nanti malam.

Tae Hyun tidak mau, ia selalu merasa aneh jika berada di tempat seperti itu, ia pernah ke konferensi bersama seniornya dan ia tidak merasa nyaman di sana. Kepala Pelayan mengatakan walaupun Tae Hyun merasa seperti itu, Tae Hyun tetap harus pergi karena pesta itu adalah pesta untuk merayakan pengangkatan Yeo Jin sebagai pimpinan dan juga sebagai tempat memperkenalkan Tae Hyun pada dunia politik dan finansial. Jika Tae Hyun tidak datang, maka pesta itu akan menyebabkan Yeo Jin dipermalukan seperti seekor anjing.

Tae Hyun tertawa, ia merasa ucapan 'dipermalukan seperti seekor anjing' itu terlalu berlebihan. Kepala pelayan minta maaf karena sudah kelewatan, namun jika memang Tae Hyun merasa aneh, akan lebih baik Tae Hyun mengundang teman-temannya sendiri. Tae Hyun menolak ide itu, ia tidak memiliki teman. Tiba-tiba Tae Hyun mendapatkan pesan dari pastor, melalui jam tangannya... (Hmmmm.... iklan lagi.... :-P ). Pastor menanyakan kabar Tae Hyun dan Sophia, ia mengatakan Ali sangat merindukan Sophia.

--

Malam itu, Tae Hyun datang ke pesta. Tidak hanya Tae Hyun, Kepala Perawat, Perawat Song, dan Kepala Perawat ICU juga datang. Yeo Jin menyambut Kepala Perawat dengan hangat bahkan memeluknya, ia berpesan pada pelayan bahwa Kepala Perawat adalah tamu spesialnya. Perawat Song yang melihat Kepala Perawat dipeluk Yeo Jin, juga berharap Yeo Jin akan memeluknya. Sayangnya Yeo Jin hanya memandang Perawat Song bingung, Kepala Perawat menarik Perawat Song pergi.

Ketika Kepala Perawat ICU akan memperkenalkan dirinya, Tae Hyun tiba-tiba muncul dan mengatakan Kepala Perawat ICU adalah noonanya. Kepala perawat memuji Tae Hyun yang berpenampilan oke malam itu. Yeo Jin menanyakan apakah Tae Hyun mengundang fansnya juga, Tae Hyun bingung, tidak mengerti maksud Yeo Jin. Tapi Kepala Perawat yang mengerti, membenarkan ucapan Yeo Jin, ia memang fansnya Tae Hyun. Yeo Jin tertawa dan menyuruh Kepala Perawat ICU masuk.

Dir. Min mengajak Yeo Jin masuk karena merasa yang datang sudah cukup banyak. Tapi Tae Hyun meminta Yeo Jin menunggu sebentar. Tidak lama kemudian pastor, suster dan Ali datang. Yeo Jin terlihat senang menyambut mereka dan menanyakan kabar ibu dan adik Ali.

Yeo Jin menggandeng lengan Tae Hyun, ia merasa pesta ini benar-benar tekanan bagi Tae Hyun, oleh sebab itulah Tae Hyun mengundang teman-temannya. Tae Hyun mengatakan bukan itu alasannya. Ia hanya merasa canggung di pesta jadi memutuskan mengundang mereka. Yeo Jin mengucapkan terima kasih karena Tae Hyun sudah mengundang teman-teman Tae Hyun, karena teman Tae Hyun adalah temannya juga. Jadi ia merasa sangat senang.

Ternyata Doo Chul juga diundang, ia bahkan memberikan hadiah pernikahan untuk Tae Hyun, ia tau Tae Hyun tidak melakukan pesta pernikahan, tapi ia merasa lebih baik jika sudah memberikan hadiah pernikahan untuk Tae Hyun. Tae Hyun menolaknya, ia mengatakan Do Chul sudah memberinya hadiah pernikahan, 'Hadiah itu...' (maksudnya anak buah Pres. Go yang dipasangin pita dan ditempeli kertas yang bertulis 'Hadiah' dulu). Do Chul tidak mengerti apa maksud Tae Hyun, anak buah Do Chul dan Tae Hyun malah menggoda Do Chul...

Tiba-tiba beberapa orang di pesta kasak kusuk karena Presdir Choi dari Daejung Grup datang. Presdir Choi menyapa Yeo Jin dan mengajak Yeo Jin berjabat tangan. Yeo Jin menatap Presdir Choi marah, dan setelah beberapa lama baru menerima uluran tangan Presdir Choi. Presdir Choi tersenyum dan menarik Yeo Jin ke pelukannya. Yeo Jin terkejut namun mengangkat tangannya, memberi isyarat pada penjaganya supaya tenang.

Dengan nada mengancam, Presdir Choi berbisik, mengatakan ada yang harus mereka bicarakan. Setelah melepaskan pelukannya, Presdir Choi tertawa seperti biasa.

Tae Hyun datang ke ruang tempat Yeo Jin dan Presdir Choi berbicara. Walaupun penjaga tau Tae Hyun adalah suami pimpinan, namu ia tetap menahan tae Hyun dan mengatakan pimpinan tidak mengizinkan siapa pun masuk.

Di dalam, Presdir Choi mengatakan jika putranya Sung Hoon masih ada, ia pasti menjadi orang yang paling bahagia pada hari seperti ini. Yeo Jin tidak tidak menanggapi basa-basi Presdir Choi dan langsung bertanya apa yang ingin dibicarakan Presdir Choi dengannya.

Presdir Choi bertanya kenapa Yeo Jin bersikap sangat dingin padanya. "Anda memanfaatkan putra anda menggodaku untuk mencuri rahasia perusahaanku, tentu saja di hari seperti ini anda merasa sangat bahagia...", sahut Yeo Jin.

"Jadi kau sudah tau ya?", ucap Presdir Choi sambil tertawa. "Maafkan aku. Perusahaanku yang aku dirikan dari rahasia perusahaanmu akan kukembalikan sekarang. Tapi... kembalikan putraku sekarang". Yeo Jin tidak menanggapinya.

Lalu Presdir Choi bercerita ia mendengarkan sesuatu kemarin. Sesuatu yang dilakukan oleh Han Do Joon. Ia ingin bertanya pada Yeo Jin apa itu tapi ia yakin karena Yeo Jin terkurung selama 3 tahun, Yeo Jin pasti tidak tau apa itu. Ia bertanya apa sebaiknya ia menanyakan langsung pada Han Do Joon. "Jadi berikan Han Do Joon padaku", ucap Presdir Choi.

Yeo Jin menatap Presdir Choi marah. Presdir Choi tertawa, "Kenapa? Kau tidak mau? Kenapa kau ingin mempertahankan musuhmu bersamamu? Jika kau serahkan padaku, aku akan membereskannya", ucap Presdir Choi lagi.

Yeo Jin bertanya apakah Predir Choi berpikir ia memiliki hak membuat permintaan seperti itu padanya.

Presdir Choi mengerti, oleh sebab itulah ia meminta maaf, ia benar-benar minta maaf pada Yeo Jin, tapi pada kenyataannya, Yeo Jin sampai sekarang masih hidup, sementara putranya sudah mati. Presdir Choi juga memberitahukan hal yang tidak seorang pun tau karena itu memalukan. Di hari kecelakaan Sung Hoon, ibu Sung Hoo menjadi gila.

Yeo Jin mengatur emosinya dan berusaha tidak terpengaruh dengan ucapan Presdir Choi. Ia memutuskan tidak mau menyerahkan Do Joon. "Kalau begitu, kau mau perang?", tanya Presdir Choi. Tapi Yeo Jin menyuruh Presdir melakukan apa yang ingin dia lakukan.

Presdir Choi memandang marah pada Yeo Jin, namun sesaat kemudian ia tertawa kecil. Ia mengerti karena Yeo Jin terbaring cukup lama, Yeo Jin tidak tau bagaimana kondisi perusahaannya, sejak dipimpin oleh Han Do Joon, kondisi perusahaan menjadi buruk, tidak ada koneksi dan tidak ada support.

"Itu karena dia tidak memiliki buku rahasia yang diwariskan oleh ayahku", sahut Yeo Jin. Presdir Choi terkejut mendengar ucapan Yeo Jin. Dan kemudian Yeo Jin berjanji Do Joon harus mati di tangannya.

Presdir Choi merasa itu bagus, lebih baik Do Joon mati di tangan adiknya sendiri. Ia merasa kasihan pada Yeo Jin dan menganggap Yeo Jin berhak melakukan balas dendam. Tapi sebagai persyaratan, ia meminta Yeo Jin mengirim seiris daging Han Do Joon supaya bisa ia gerogoti. Setelah mengatakan itu, Presdir Choi pamit dan mengucapakan selamat karena Yeo Jin sudah diangkat menjadi pimpinan.

Sebelum benar-benar pergi, ia mengingatkan Yeo Jin bahwa ia memberikan waktu 3 hari bagi Yeo Jin untuk memberitahukan berita kematian Han Do Joon padanya. Jika tidak, ia memastikan akan ada perang. Sebelum keluar, anak buah Presdir Choi yang ikut menemani Presdir Choi di dalam ruangan, menganggukkan kepalanya pada Dir. Min.

Setelah Presdir Choi pergi, wajah Yeo Jin terlihat menahan marah...

Bersambung...

Komentar :

Hanya satu yang sy khawatirkan dengan orang yang sulit memaafkan dan memilih membalas dendam. Yaitu pada akhirnya, ia sendiri yang akan kehilangan banyak, ia sendiri yang terluka, dan ia sendiri yang menyesal. Sayangnya, penyesalan itu biasanya datang terlambat, saat nasi sudah menjadi bubur... Smoga Yeo Jin cepat sadar ya... :-(

Sinopsis Yong Pal Episode 16

No comments:

Powered by Blogger.